Mompreneur: Bisnis Hebat, Keluarga Dekat

Mompreneur, istilah kerennya seorang ibu yang juga seorang entrepreneur. Aslinya tidak sesimpel atau seindah istilahnya, karena menjadi seorang bunda sendiri sudah mempunyai seabrek tanggung jawab dan aktivitas. Ditambah lagi dengan kompleksitas sebuah bisnis. Namun, ini bukan sesuatu yang impossible. Sangat mungkin malah! Tahukah anda bahwa UKM didominasi wanita? Peran wanita sangat penting dalam memajukan perekonomian negara. Dan banyak contoh wanita hebat yang berhasil memadukan bisnis dan keluarga.

Mompreneur-Bisnis-Ibu-Rumah-Tangga

Mompreneur : Bisnis Hebat, Keluarga Dekat

Seorang wanita juga miliki ambisi dan impian. Namun, banyak wanita yang lebih mementingkan orang lain ketimbang dirinya sendiri, sehingga ambisi, aspirasi dan impian tersebut juga sering disimpan saja. Wanita menjadi kehilangan jati dirinya. Inilah yang terjadi pada Ligwina Hananto, mompreneur pemilik QM Financial, perencana keuangan independen, yang resign dan menjadi ibu rumah tangga setelah melahirkan anak pertamanya. Parahnya lagi ia merasa bersalah karena merasa ga happy. Tapi IRT kan juga manusia. Akhirnya Ligwina berhasil bangkit mengembangkan bisnis berdasarkan passionnya dan tetap menjadi full-time mommy.

Di mata saya, seorang ibu punya tanggung jawab besar sekali terhadap anaknya. Mengasuh dengan penuh kasih sayang dan mendidik dengan benar adalah pekerjaan yang mulia, tapi ada lagi yang harus dipikirkan yang berkaitan dengan masa depan anak. Sudahkah kita melakukan semua yang bisa kita lakukan untuk memastikan masa depan yang gemilang baginya? Kalau mereka ingin sekolah di tempat yang terbaik di dunia apakah kita siap modal? Kalau terjadi apa – apa dengan si ayah, jangan sampe deh ya, tapi lets be real, secara statistik memang rata – rata wanita hidup lebih lama dari pria, apakah kita bisa melanjutkan hidup tanpanya dan menopang masa depan si kecil? Alangkah baiknya apabila kita sedia payung sebelum hujan, demi si buah hati.

Bisnis dari rumah, tapi bukan bisnis skala rumahan (meminjam istilah bu Lyra Puspa, yang sesuai dengan istilahnya, seorang mompreneur founder Pillar Business Accelelator yang memulai bisnis dari rumah). Bisnis yang dijalankan dari rumah, tetapi dengan profesional menghadapi dan menangani permintaan customer. Bisnis yang dijalankan dengan visi untuk dikembangkan menjadi besar. Bisnis yang memberikan manfaat bagi orang banyak. Dengan base-camp berada di rumah, bunda tidak perlu mengorbankan keluarga dalam usaha mengejar impiannya. Yes, you can have it all! Bisnis Hebat, Keluarga Dekat.

Kadang sebal juga mendengar orang bicara “Oh kalau perempuan sih ga pa pa bisnis-bisnisan, kalau laki – laki mah jangan.” Banyak yang masih menganggap bisnis di rumah itu kecil dan main – main untuk ngisi waktu luang saja. Padahal banyak contoh bisnis dari rumah yang menjadi bisnis besar sekali, seperti Martha Tilaar. Martha Tilaar pertama kali membuka salon di garasi rumah ayahnya, dimana ia meracik sendiri kosmetiknya dari resep warisan nenek moyang. Sejak itu ia berhasil mengembangkan bisnis kosmetiknya sehingga menjadi top of mind di Indonesia. Sekarang produknya dipasarkan melalui kantor pemasaran di negara lain seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, bahkan ke Los Angeles, Amerika serikat, dan Paris, Perancis.

Moms, temukan passionmu, yakinlah bahwa akan sukses, keep an open mind dan enjoy the journey :)

 

 

PS. Untuk Mompreneur atau calon mompreneur yang ingin wadah saling sharing dan belajar bisa gabung ke komunitas Indonesia Mompreneur (twitter @IDMompreneur)

Tags: ,

No comments yet.

Leave a Reply