Membuat Nama Perusahaan / Nama Merek / Nama Produk

Nama adalah sinyal dari citra perusahaan. Ia merupakan kesan pertama yang begitu menggoda. Pintu gate untuk orang mengenal perusahaan Anda. Membuat nama perusahaan atau nama merek yang baik akan membantu pemasaran, yang kemudian membantu menciptakan omset yang baik bagi perusahaan.

Beberapa rule of thumb dalam membuat nama brand adalah nama tersebut haruslah:

  • Gampang diingat (poin plus jika gampang dieja agar tidak menimbulkan kebingungan ketika calon klien mengetik nama website atau menceritakan perusahaan Anda kepada temannya)
  • Unik (agar bisa daftar merek dagang di Kemenkumham Dirjen Haki dan tidak mirip dengan kompetitor)
  • Phonetic (enak didengar atau berrima agar nempel dikepala pendengarnya)
  • Sesuai dengan citra perusahaan

Membuat nama itu gampang gampang susah. Ada yang mengambil inspirasi dari nama ibu, nama bapak, nama anak, doa, mimpi, dan banyak lagi. Berikut adalah ide – ide yang dapat di aplikasikan untuk membuat nama perusahaan / website/ merek:

  • Cari beberapa kata yang berhubungan erat dengan bisnis Anda seperti jenis produk/jasa, fungsi produk/jasa atau benefit memakai produk/jasa. Coba cari sinonim atau thesaurus untuk mendapatkan ide. Contoh: PortalHR
  • Pakai bahasa asing, seperti Inggris, Perancis, Italia atau Spanyol. Contoh: Bling.sg
  • Ciptakan kata baru dari kata keyword yang sudah Anda pilih dengan cara:
    • Memasangkan 2 kata. Contoh: Facebook, Foursquare
    • Memasangkan 2 kata dan membuat singkatan: Roppan (Roppongi Pan = Roti Panggang )
    • Menggabungkan 2 kata. Contoh: Pinterest
    • Tambahkan prefiks atau suffiks. Contoh: Bitly
    • Tambahkan nama. Contoh: Sour Sally
    • Kurangi huruf / sengaja salah eja. Contoh: Tumblr, Scribd, Google

Semoga terinspirasi :)

No comments yet.

Leave a Reply